Showing posts with label Gaya Hidup dan Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Gaya Hidup dan Kesehatan. Show all posts

10 Fakta Menarik Seputar Buah Apel

01:18 2

Buah apel kaya akan kandungan nutrisi, vitamin dan protein yang dibutuhkan tubuh. Bahkan para peneliti mengungkapkan, memakan apel setiap hari dapat membuat Anda tetap sehat, berstamina, dan terhindar dari segala macam penyakit. Sebab, apel merupakan sumber serat, antioksidan dan vitamin C. Berikut 10 fakta lain tentang apel yang mungkin belum Anda ketahui, seperti yang dilansir Boldsky.
Mencegah Penyakit Alzheimer
Salah satu fakta yang paling menarik tentang apel adalah kemampuannya untuk mencegah penyakit Alzheimer. Hal ini disebabkan adanya antioksidan yang efektif yang disebut quercetinQuercetin, dengan efek neuro-protektif, adalah zat yang paling efektif dalam melindungi sel-sel otak dari kerusakan.
Mengurangi Resiko Diabetes
Buah apel dapat membantu Anda menjaga gula darah agar tetap terkontrol, karena mengandung Fitonutrien dan antioksidan. Polifenol dalam apel juga berfungsi untuk mengurangi penyerapan glukosa.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C adalah salah satu bahan yang terkandung dalam apel, yang akan membantu dalam meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Ini akan membantu untuk melindungi tubuh kita dari segala penyakit.
Mencegah Katarak
Salah satu penyebab utama katarak adalah degenerasi oksidatif. Mengasumsi buah apel secara rutin akan membantu Anda dalam menghilangkan radikal bebas. Dengan demikian, mata Anda akan terlindungi dari terjadinya katarak.
Perawatan Kulit
Tidak hanya dokter, apel juga dapat menjaga dan merawat kecantikan kulit Anda. Kandungan kolagen dan elastin dalam apel efektif menjaga kelembaban dan kecerahan kulit Anda.
Mengurangi Resiko Gangguan Pernapasan
Buah apel mengandung fitokimia yang merupakan zat antioksidan. Fungsinya untuk melawan radikal bebas yang berasal dari polusi atau lingkungan sekitar. Sangat baik dikonsumsi untuk orang yang memiliki asma dan penyakit alergi lainnya.
Menurunkan Kolesterol
Zat fotokimia juga berfungsi untuk menekan jumlah kolesterol jahat (LDL), yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Serat larut yang ditemukan dalam apel dapat mengikat lemak dalam usus, yang diterjemahkan dalam fungsinya untuk menurunkan kadar kolesterol.
Baik untuk Diet
Kandungan zat antioksidan dan pektin dalam apel segar akan membantu untuk menjaga berat badan Anda tetap terkontrol. Polifenol dalam apel akan membantu mengatur metabolisme lemak dalam tubuh.
Mecegah Kanker
Kehadiran flavonoid seperti quercetin dan triterpenoid dalam apel membantu dalam memperlambat perkembangan kanker, terutama di usus besar, paru-paru dan payudara.
Memberi Perlindungan pada Tulang
Kandungan flavonoid (phloridzin) dapat mengurangi masalah osteoporosis pada wanita pasca monopouse. Kandungan Boron pada buah apel juga berfungsi memperkuat tulang pada tubuh, agar tidak mudah keropos. Ini juga sangat baik bagi pencegahan timbulnya gejala penyakit rematik.

Baca Juga Alasan Mengapa Anak Susah di Atur

5 Hal yang Membuat Wanita Terlihat Lebih Cantik tanpa Make Up

06:07 0
Inner-Beauty

Wanita selalu melakukan banyak hal untuk membuat penampilan oke, cantik, bahkan menggoda setiap mata yang memandang. Tapi, banyak wanita lupa bahwa standar cantik wanita tidak hanya diukur lewat kecantikan fisik saja, melainkan kecantikan bagian dalam yang sering terlupakan. Berikut ini adalah 5 hal yang bisa membuat wanita terlihat cantik (bahkan lebih cantik) saat tampil tanpa make up




Gairah
Gairah di sini bukanlah semata-mata gairah yang mengarah pada masalah seksual. Gairah di sini meliputi bagaimana seorang wanita bisa menghargai dirinya sendiri, menghargai setiap kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya, serta menjadi orang yang bersyukur dan bahagia atas apa yang dicapai oleh kehidupannya.

Wanita seperti inilah yang mampu memikirkan hal-hal besar dan mengesampingkan hal-hal remeh yang tidak penting, seperti masalah jerawat di pipi atau lipstik yang luntur. Wanita seperti ini justru memiliki gairah yang besar untuk bisa melakukan sesuatu yang bermakna di dalam hidupnya.

Kepedulian
Rasa peduli di sini bukan hanya kepedulian soal fisik saja, tapi juga soal bagaimana seorang wanita bisa memedulikan orang lain seperti halnya memedulikan dirinya sendiri. Karakter cantik yang seperti inilah yang membuat seorang wanita bisa memukau dan diterima oleh banyak orang, baik laki-laki maupun wanita, sebab mereka melihat bahwa wanita seperti ini memiliki rasa peduli dan pengertian yang besar terhadap lingkungan sekitarnya.

Wawasan dan Pengetahuan
Dua hal penting ini seringkali dilupakan oleh wanita yang lupa bahwa inner beauty memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan kecantikan fisik. Itulah yang membuat wanita yang berwawasan dan berpengetahuan tinggi akan mampu bersikap independen dan percaya diri dibandingkan mereka yang hanya memikirkan masalah bentuk tubuh dan maskara yang luntur.

Kasih Sayang
Seorang wanita yang memiliki rasa kasih sayang yang besar akan mampu hidup dengan lebih bermakna dan percaya diri karena ia mengetahui bahwa setiap orang membutuhkan kasih sayang yang tulus, yang mmebuat ia dan orang-orang sekitarnya bisa bahagia.

Kekuatan Mental
Saat wanita bisa menghadapi berbagai cobaan dan masalah dalam hidupnya, maka saat itu pulalah standar kecantikannya meningkat sehingga wanita seperti ini akan tampil lebih percaya diri berdasarkan pengalamannya meskipun tanpa menggunakan make up.

So, jadilah wanita cantik apa adanya bukan karena ingin dipandang, melainkan karena Tuhan telah menciptakan kecantikan tertinggi dalam setiap wanita.

Hal yang Terjadi pada Tubuh Manusia Saat Tidur

06:06 0
Tidur

Manusia menghabiskan sekitar sepertiga umurnya untuk tidur. Tidur bukan hanya sekedar istirahat, tapi jauh dari itu ada proses perbaikan pada seluruh organ tubuh. Apa saja yang terjadi pada tubuh saat tidur?

Tak hanya mengistirahatkan otot, saat tidur tubuh mengalami perbaikan dan detoksifikasi (mengeluarkan racun). Tidur juga memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormon-hormon imunitas (kekebalan tubuh).

Pola tidur yang buruk berhubungan dengan kesehatan yang buruk pula. Kurang tidur yang kronis dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, obesitas, depresi, produksi hormon tidak teratur, sistem kekebalan tubuh lemah, penurunan memori, mudah marah dan penurunan konsentrasi.

Berikut beberapa hal yang terjadi pada organ tubuh saat manusia tidur seperti dilansir Dailymail, Rabu (29/12/2010):

1. Otak
Meski tampak pasif, tidak aktif dan aktivitas otak turun sekitar 40 persen, tetapi otak tetap sangat aktif selama Anda tidur.

Tidur malam yang khas terdiri dari lima siklus tidur yang berbeda, masing-masing berlangsung sekitar 90 menit. Empat tahap pertama setiap siklus dianggap sebagai tidur tenang atau non-rapid eye move-ment (NREM). Tahap terakhir disebut dengan gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM).

Selama tahap pertama dari tidur ada gelombang otak undulations kecil. Selama tahap kedua, gelombang ini diselingi dengan sinyal listrik yang disebut sleep spindles, yaitu semburan kecil dari aktivitas yang berlangsung beberapa detik dan membuat keadaan tenang.

Tahap ketiga terjadi gelombang lambat yang besar, semakin besar dan lambat gelombang otak makan tidur akan semakin dalam. Pada tahap keempat, 50 persen gelombang otak melambat. Pada titik ini, 40 persen aliran darah normal di otak dialihkan ke otot untuk mengembalikan energi.

Tidur REM adalah tingkat tertinggi aktivitas otak. Tahap ini biasanya berhubungan dengan mimpi yang dipicu oleh pons, yaitu bagian dari batang otak yang mengirimkan impuls saraf antara sumsum tulang belakang dan otak.

2. Mata
Meski tertutup, pada saat tidur mata bisa tetap bergerak. Gerakan mata tersebut menunjukkan perbedaan pada tahapan tidur, gerakan paling cepat terjadi pada saat tidur REM (rapid eye movement).

3. Hormon
Selama terjaga, tubuh membakar oksigen dan makanan untuk menyediakan energi. Kondisi ini disebut dengan tingkat katabolik yang didominasi dengan rangsangan hormon adrenalin dan kortisteroid.

Tetapi saat tidur, sistem hormon akan berpindah pada tahap anabolik, yaitu konversi energi untuk perbaikan dan pertumbuhan. Pada tahap ini tingkat hormon adrenalin dan kortikosteroid turun dan tubuh mulai memproduksi hormon pertumbuhan (human growth hormone atau HGH), melatonin, juga hormon seks testosteron, hormon kesuburan, FSH (follicle-stimulating hormone dan hormon LH (luteinizing hormone).

HGH mendorong pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan otot dan tulang dengan memfasilitasi penggunaan asam amino. Sedangkan melatonin adalah hormon yang diproduksi untuk membantu manusia untuk tidur. Hormon ini disekresikan oleh kelenjar pineal jauh di dalam otak, ini membantu tubuh mengontrol irama dan siklus tidur-bangun.

4. Sistem kekebalan
Terjadi peningkatan produksi sistem kekebalan tubuh dan protein tertentu selama tidur, sebagai agen tertentu yang memerangi penyakit. Pembunuh kanker yang disebut TNF (tumour necrosis factor) juga dipompa melalui pembuluh darah saat tidur. Inilah yang menyebabkan tidur yang cukup dapat membantu melawan infeksi.

5. Suhu tubuh
Pada malam hari, suhu tubuh bersamaan dengan adrenalin mulai turun. Berkeringat mungkin terjadi sebagai usaha tubuh untuk mencoba memerangi kehilangan panas.

6. Kulit
Selama tidur nyenyak, tingkat metabolisme kulit dipercepat dan banyak sel-sel tubuh menunjukkan peningkatan produksi dan mengurangi kerusakan protein. Inilah yang menyebabkan tidur malam yang cukup dapat mempercantik kulit.

7. Pernapasan
Ketika tertidur, otot tenggorokan akan rileks sehingga tenggorokan semakin sempit setiap kali menghirup udara. Mendengkur terjadi ketika tenggorokan menyempit dan bagian dari saluran udara bergetar.

8. Mulut
Air liur diperlukan untuk melumasi mulut dan untuk makan. Tapi selama tidur, aliran saliva berkurang sehingga menyebabkan mulut kering di pagi hari. Namun, mulut bisa sangat aktif selama tidur, yang menyebabkan orang secara tidak sadar mengertakkan gigi pada saat tidur.

9. Otot
Meskipun orang dapat mengubah posisi tidur sekitar 35 kali semalam, otot-otot tubuh tetap rileks. Hal ini memberikan kesempatan bagi jaringan untuk diperbaiki dan dipulihkan.

10. Darah
Denyut jantung turun antara 10 dan 30 denyut per menit ketika tidur. Hal ini menghasilkan penurunan tekanan darah, yang terjadi dalam tidur nyenyak. Selama istirahat, darah mengalir dari otak, melemaskan arteri dan membuat anggota tubuh yang lebih besar. Sel-sel dan jaringan yang memecah untuk menghasilkan limbah beracun juga menjadi kurang aktif saat tidur. Hal ini memberikan kesempatan untuk jaringan yang rusak untuk dibangun kembali.

11. Sistem pencernaan
Selama tidur, kecepatan sistem pencernaan akan melambat. Untuk alasan ini, makan larut malam tidak dianjurkan karena enzim dan asam lambung yang berfungsi untuk mengubah makanan menjadi energi tidak aktif, sehingga bisa menumpuk kalori dalam tubuh.

25 Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Memasuki Usia 25 Tahun

06:05 0
Usia 25 tahun sering diasosiasikan sebagai penanda kedewasaan seseorang. Seperempat abad menjalani hidup di dunia diharapkan bisa membuat seseorang cukup bijak menghadapi berbagai dinamika kehidupan di depan mata. Di usia ini pula banyak orang merasa hidup mereka “benar-benar dimulai”.

Jika memang usia 25 benar-benar krusial, hal apa sih yang perlu kamu tahu sebelum memasukinya? Bisakah kamu mempersiapkan momentum seperempat abad kehidupanmu mulai sekarang?

Usia 25 Tahun Tidak Serta-Merta Mengubahmu Jadi Orang Dewasa
Menjadi 25 tidak mengubah kepribadianmu
Menjadi 25 tidak mengubah kepribadianmu via jungkookie-taetae.tumblr.com

Beberapa tahun lalu kamu berpikir akan benar-benar bertansformasi jadi orang dewasa di usiamu yang ke-25. Tapi ternyata kedewasaan tidak selalu berbanding lurus dengan umur. Di umur 25 kamu masih akan tetap sama seperti dirimu yang dulu. Bahkan terkadang bisa lebih kekanakan.

Di usia yang ke-25 kamu akan keheranan dan melihat apa yang sudah kamu lakukan selama ini. Rasanya sulit untuk percaya bahwa kamu yang masih sering berkelakuan seperti anak kecil ini sudah berumur 25 tahun.

 “Kok gue gak ngerasa tua dan dewasa ya?”, adalah pertanyaan yang sering muncul di otakmu.

2. Kedewasaan Itu Tentang Cara Memandang Hidup
Semuanya terletak di perspektif
Semuanya terletak di perspektif via www.evanbleker.com

Saat masih remaja, kamu berpikir orang dewasa pasti punya pemikiran dan perilaku yang bijak. Mereka yang masih suka nongkrong dan ketawa ngakak bareng teman di usia 25-an tidak layak dijadikan panutan. Kamu pernah ingin jadi orang dewasa yang selalu tampak serius dan anggun.
Saat sudah memasuki usia 25, barulah kamu akan sadar:

 Kedewasaan bukan hanya soal berapa lama kamu hidup, bukan pula tentang fasihnya mulutmu mengeluarkan kata-kata bijak. Dewasa juga tidak selalu setara dengan perilaku yang serius dan anggun. 
Kamu bisa tetap jadi pribadi yang kacau, kocak dan suka berkumpul bersama teman. Karena kedewasaan sebenarnya adalah soal pola pikir.

Tidak ada yang salah dengan tetap menjadi orang yang suka baca komik, pakai baju warna-warni atau makan jajanan anak kecil. Dewasa atau tidak ditentukan oleh apa yang ada di otakmu. Bukan dinilai dari kegemaran atau pakaian yang kamu kenakan.

3. Beberapa Orang Memang Bisa Settle Dalam Kehidupan Cinta Di Usia 25 Tahun
Beberapa orang memang menikah di usia 25
Beberapa orang memang menikah di usia 25 via thegrandnarrative.com

Usia 25 dianggap sebagai usia paling ideal untuk menikah bagi kebanyakan orang Indonesia. Kamu akan melihat beberapa kawan dan sahabat yang selama ini tumbuh bersama memasuki babak baru kehidupan mereka. Bukan tidak mungkin kamu juga bisa jadi salah satunya ketika memutuskan menikah di usia 25-an.
Tidak bisa dipungkiri, usia 25 memang jadi titik yang penting bagi kehidupan cinta banyak orang. Kebanyakan anak muda sudah mulai bekerja dan ingin membawa komitmen cinta yang dijalani kearah yang lebih serius. Jangan kaget jika kehidupan cintamu juga jadi lebih jelas mau dibawa kemana diumur yang satu ini.

3. Tapi Jika Itu Tidak Terjadi Padamu, Dunia Tidak Berakhir Kok!
Masih sendiri dan cuma bisa bersandar ke bahu boneka? Chill!
Masih sendiri dan cuma bisa bersandar ke bahu boneka? Chill! via itasyapendekland.blogspot.com

Saat kehidupan cintamu belum juga menunjukkan tanda-tanda menuju kearah yang lebih serius di usia 25, ternyata hidup tidak berakhir kok. Kamu akan tetap baik-baik saja dengan atau tanpa pasangan. Di usia ini kamu akan sadar kalau kualitasmu tidak ditentukan oleh siapa yang ada disisimu. Hanya dirimu sendirilah yang bisa membuat hidupmu bermakna.

Ternyata kamu akan tetap baik-baik saja ketika undangan pernikahan mulai berdatangan. Melihat teman-temanmu menikah lebih dulu ternyata tidak membuatmu merasa kalah saing. Kamu akan bisa menerima bahwa setiap orang punya jalan hidupnya masing-masing.

Mereka barangkali memang ditakdirkan settle di kehidupan cinta lebih dulu. Bagimu akan ada sisi kehidupan lain yang jalannya dilancarkan. Santai aja!

4. Kondangan Akan Jadi Agenda Rutin, Dan Lebih Baik Kamu Bersiap Diri
Mengahdiri acara pernikahan akan jadi kegiatan rutin
Mengahdiri acara pernikahan akan jadi kegiatan rutin via www.dwibcc.com

Menghadiri acara pernikahan teman dan rekan kerja akan jadi agenda rutin yang menyapamu setiap akhir pekan. Dan sampai kamu tua nanti, agenda yang satu ini tidak akan pernah hilang.

Di usia belasan dan awal 20-an kamu akan malas menghadiri acara resmi macam ini. Tapi di usia 25 kamu akan sadar kalau tidak hadir berarti tidak menghormati orang yang mengundangmu. Kamu harus meluangkan waktu untuk sekedar setor muka di acar-acara pernikahan.

Ada baiknya kamu mulai menyisihkan anggaran untuk membeli kado dan memberi sumbangan. Oh iya, jangan lupa juga siapkan pakaian formal yang cukup mumpuni untuk dibawa ke kondangan. Gak punya partner kondangan itu tidak sememalukan tampil tidak pantas di acara resmi yang dihadiri semua kolegamu, loh!

5. Tidak Semua Perkataan Dan Pendapat Orang Lain Layak Kamu Pertimbangkan
Pengen rambut biru? Sah-sah aja kok!
Pengen rambut biru? Sah-sah aja kok! via nymag.com

Di masa-masa sekolah dan kuliah citra dirimu seakan ditentukan oleh pendapat orang-orang di sekitarmu. Kamu ingin tumbuh jadi pribadi yang disukai semua orang. Kritik dan pendapat orang lain akan jadi hal yang benar-benar kamu masukkan ke dalam hati.

Di usia 25 tahun kamu akan sadar bahwa ada kalanya kamu harus mengabaikan suara diluar sana dan fokus pada hidupmu sendiri. Kamulah yang menjalani hidupmu, maka kamu juga yang paling tahu apa yang harus dilakukan. Kamu tidak lagi membuang waktu untuk memikirkan semua perkataan orang.

Hanya yang benar-benar relevan dan rasional saja yang layak jadi acuan. Kamu ingin rambut biru tapi takut diejekin sama teman kantor? Cuekin aja, hidup-hidupmu ini kok!

6. Tidak Semua Rencanamu Bisa Tercapai Di Umur 25, Dan Itu Normal
Tidak semua rencanamu bisa tercapai
Tidak semua rencanamu bisa tercapai via www.youtube.com

Barangkali kamu sudah punya gambaran tentang hal-hal apa saja yang akan kamu capai di usia 25. Sudah menikah, punya pekerjaan yang gajinya besar, sudah punya rumah sendiri — di usia 25 ada beberapa orang yang beruntung bisa mewujudkannya, ada pula yang masih berjuang untuk mencapainya.

Jika kamu belum mencapai target hidupmu di usia 25, jangan kecewa dulu. Tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencanamu. Tapi bukan berarti hal yang tercapai diluar target tidak akan membawa kebaikan bagi hidupmu. Terkadang hidup tidak bisa diatur seketat jadwal pelajaran. Kamu hanya harus menjalaninya sebaik mungkin.

7. Orang Tuamu Juga Manusia Biasa yang Butuh Bantuan
Sesempurna apapun orang tuamu, mereka tetap manusia biasa
Sesempurna apapun orang tuamu, mereka tetap manusia biasa via www.presidenri.go.id

Orang tuamu bukanlah malaikat yang bisa selalu menunjukkan contoh yang baik. Di usia 25 akan ada beberapa momen dimana kamu melihat mereka jatuh di titik terendah dalam hidup. Kali ini giliranmu mengulurkan tangan dan membantu mereka. Bukankah mereka yang selalu ada di titik terendah hidupmu selama ini?

Di usia yang makin dewasa kamu akan memahami bahwa orang tuamu juga butuh tempat berbagi. Kamu tidak lagi bisa menggantungkan diri pada mereka, justru kamulah yang harus meluangkan waktu untuk banyak memberi.

8. Kamu Akan Sadar Kalau Orang Tuamu Tidak Akan Hidup Selamanya
Suatu hari orang tuamu harus pergi dari dunia ini
Suatu hari orang tuamu harus pergi dari dunia ini via www.ronamasa.com

Semasa remaja kamu sering bertengkar dan tidak setuju dengan pendapat mereka. Tapi di usiamu yang ke 25 matamu akan terbuka, merekalah yang benar-benar menyayangimu. Dan dua orang yang mencintaimu dengan sepenuh hati ini tidak akan selamanya ada di dunia.

Hubunganmu dan mereka akan mulai bergeser. Kamu akan meluangkan waktu untuk menelepon dan mengunjungi mereka. Kesehatan dan kebahagiaan orang tua juga jadi prioritas perhatianmu. Kanu akan sadar bahwa mereka adalah bagian penting hidupmu yang harus dijaga selagi masih ada.

9. Jangan Pernah Membandingkan Kebahagiaanmu Dengan Kebahagiaan Orang Lain
Hidupmu berbeda dengan orang lain
Hidupmu berbeda dengan orang lain via www.pinterest.com

Barangkali kamu akan merasa iri ketika temanmu mendapat beasiswa ke luar negeri. Atau ketika ada kawan yang menikah dan mendapatkan pekerjaan idamannya. Iri itu wajar, tapi jangan pernah membandingkan kebahagiaanmu dengan mereka.

Menilai kesuksesanmu berdasarkan pencapaian dan standar orang lain hanya akan membuatmu lelah dan jadi makhluk yang tidak bersyukur. Kamu dan temanmu punya jalan hidup yang berbeda. Kebahagiaan dan pencapaian kalian tidak layak ditandingkan. Lagipula ini hidup kan, bukan pertandingan sabung ayam?

10. Kesuksesan Bukan Hanya Soal Uang
Keluarga yang hangat juga bentuk kesuksesan
Keluarga yang hangat juga bentuk kesuksesan via thesoulofseoul.net

Akan ada masa kamu sangat getol bekerja demi mengumpulkan pundi-pundi kekayaan. Tapi jangan lupa, kelak kamu akan menyadari kalau kesuksesan itu bukan hanya soal uang. Jangan sampai menyesal karena hanya mengejar materi semasa muda hingga kehilangan sisi hidup lainnya.

Sejak usia 25-an kamu perlu tahu kalau sukses bukan hanya soal berapa banyak uang yang kamu hasilkan. Menjaga hubungan baik dengan keluarga dan sahabat, bisa memberikan sesuatu ke masyarakat dan jadi pribadi yang bermanfaat akan membuatmu jauh lebih merasa tercukupi.

Punya uang memang penting. Tapi hidupmu tidak layak dihabiskan hanya demi kegiatan mengumpulkan materi.

11. Tapi, Tidak Bisa Mengatur Uang Akan Jadi Masalah
Tidak bisa mengatur uang bisa jadi masalah
Tidak bisa mengatur uang bisa jadi masalah via www.huffingtonpost.com

Kesuksesan bukan hanya soal uang. Tapi tidak bisa mengatur uang bisa membuatmu hancur. Di usiamu yang sudah 25 tahun saatnya kamu mulai memperhatikan pemasukan dan pengeluaranmu. Atur gajimu sedemikian rupa agar kamu tetap memiliki uang simpanan untuk kebutuhan mendadak.

Mulai mengambil asuransi untuk proteksi diri juga penting, biar kamu tidak kehabisan uang untuk urusan kecelakaan dan kesehatan. Kalau ingin tahu lebih lengkap tentang tips finansial untuk anak umur 20-an kamu bisa baca di artikel Hipwee ini.

12. Sebaik-Baik Pekerjaan Adalah Pekerjaan yang Bisa Kamu Lakukan Dengan Hati
Doris, fotografer makanan asal Korea Selatan yang sangat mencintai pekerjaannya
Doris, 25 tahun. Fotografer makanan asal Korea Selatan yang sangat mencintai pekerjaannya via doreese.tumblr.com

Di usia 25 kamu akan menghabiskan banyak waktumu untuk bekerja. Di titik ini pula kamu akan sadar bahwa ada beberapa pekerjaan yang memang jadi panggilan hidupmu. Dan lebih baik kamu mengejar pekerjaan itu sebelum kehabisan waktu.

Kamu akan tahu bahwa bekerja itu bukan hanya soal gaji, tapi juga tentang hati. Hidup terlalu singkat untuk bertahan pada pekerjaan yang memberimu banyak uang tapi membuat hidupmu kering pengalaman.

13. Tidak Semua Masalah Layak Kamu Bagi Ke Orang Lain
Kamu akan belajar menyimpan masalah sendiri
Kamu akan belajar menyimpan masalah sendiri via plus.google.com

Saat masih umur belasan dan awal dua puluhan rasanya mudah untuk membagi masalah ke orang lain. Baik lewat curhat langsung maupun via sosial media. Seakan dengan membagi masalah, bebanmu bisa lebih ringan.

Di umurmu yang makin dewasa kamu akan sadar bahwa tidak semua masalah layak dibagikan ke orang lain. Kamu perlu makin selektif memilih hal apa yang bisa kamu ceritakan ke orang lain dan hal apa yang bisa kamu selesaikan sendiri. Lagipula semua orang sudah punya masalah mereka sendiri kan? Tidak sepantasnya kamu menambah beban mereka dengan masalahmu.

14. Kamu Tidak Bisa Mempertahankan Semua Temanmu Selamanya
Teman akan terus datang dan pergi
Teman akan terus datang dan pergi via games.usvsth3m.com

Seiring usia yang makin bertambah kamu akan menyadari bahwa lingkaran pertemananmu ternyata semakin kecil. Kamu akan kehilangan kontak dengan beberapa teman, tidak lagi mengetahui perkembangan kehidupan mereka lalu berhenti berkomunikasi sama sekali.

Walau pastinya tidak menyenangkan saat harus kehilangan teman, tapi proses ini adalah siklus normal yang pasti dilewati. Hidup akan mempertemukanmu dengan orang-orang baru yang lebih sejalan. Pergi dan datangnya teman adalah hal yang biasa. Mereka yang tetap bertahan setelah sekian lama adalah teman sejati yang memang layak kamu jaga.

15. Proses Mencari Dan Mengembangkan Diri Tidak Akan Pernah Selesai
Proses mencari jati diri tidak akan selesai
Proses mencari jati diri tidak akan selesai via www.mydress.com

Dulu kamu mengira sudah akan selesai dengan dirimu sendiri di usia 25. Pokoknya kamu sudah jadi manusia dewasa, deh. Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Justru di usia 25 kamu akan makin merasa tertantang untuk menemukan hal yang kamu suka dan mengembangkan diri. Tidak jarang kamu akan ikut kelas tambahan dan makin menggiati hobi di usia ini.

Di usiamu yang sudah 25 tahun kamu sadar bahwa proses mencari dan mengembangkan diri adalah sebuah proses yang tidak akan pernah ada ujungnya. Sampai kapanpun kamu masih akan terus haus ingin mengembangkan diri. Keinginan ini justru harus terus kamu jaga, agar kamu bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik.

16. Kamu Tidak Sepantasnya Membuat Komitmen Besar Dalam Hidup Hanya Untuk Menyenangkan Orang Lain
Menikah hanya untuk menyenangkan orang tuamu? Hmmm......
Menikah hanya untuk menyenangkan orang tuamu? Hmmm…… via www.ricoademandana.com

Di usia 25 kamu akan dihadapkan pada berbagai tuntutan sosial. Gak percaya nih ya beberapa contohnya:
  • Kapan menikah?
  • Kapan punya anak
  • Kapan lanjut S2
  • Kok belum dapat kerjaan mapan?
  • Kapan pakai jilbab
  • Ayo dong, mulai berinvestasi!
Terkadang telingamu jengah mendengar banyaknya masukan yang datang. Akhirnya kamu melakukannya hanya untuk membuat orang-orang disekitarmu diam.

Hidupmu terlalu berharga untuk disia-siakan demi standar hidup yang diyakini orang lain. Kamu tidak perlu mengambil berbagai komitmen besar yang secara pribadi kamu rasa belum perlu untuk dilakukan. Hidup dan kebahagiaanmu ada di tanganmu sendiri. Jangan biarkan orang lain menetapkan standar untukmu.

17. Butuh Lebih Dari Sekedar Cinta Untuk Membuat Hubungan Berhasil
Butuh lebih dari sekedar cinta
Butuh lebih dari sekedar cinta via suara.com

Di usia ini kamu akan sadar bahwa cinta saja tidak cukup untuk membuat sebuah hubungan berhasil. Ada faktor-faktor lain yang lebih krusial dari perasaan. Hal-hal teknis seperti pekerjaan, jarak penghasilan hingga gaya hidup ternyata menentukan bertahan atau tidaknya sebuah hubungan cinta.

Kamu tidak lagi jadi orang yang bertahan pada hubungan yang sudah jelas tidak bisa dibawa kemanapun hanya karena sudah terlalu cinta. Di usia 25 kamu akan lebih rasional, dengan gagah berani melepaskan dia yang tidak bisa diajak membangun masa depan bersama.

18. Hal Terberat Dalam Hidup Adalah Tidak Melupakan, Tapi Melepaskan Dengan Ikhlas
Belajarlah untuk melepaskan
Belajarlah untuk melepaskan via quotego.biz

Perpisahan yang kamu hadapi di usia 25 akan berbeda dengan yang sudah-sudah. Kali ini perpisahan akan menyisakan bekas yang lebih dalam. Kamu memang akan lebih mudah memutuskan berpisah saat hubungan yang dijalani sudah tidak lagi rasional, tapi bukan berarti kamu juga bisa dengan mudah melupakan dan melepaskan mereka.

Di usia 25 kamu perlu belajar bahwa hal terberat dalam hidup adalah melepaskan dengan ikhlas. Kamu tidak akan pernah lupa pada mantan pasanganmu. Dia sudah memberi warna dan punya andil dalam membentuk dirimu. Satu-satunya jalan agar kamu bisa melanjutkan hidup adalah melepaskannya dengan ikhlas. Dan ini sungguh tidak mudah.

19. Terus-Terusan Mengikuti Hati Tidak Akan Membawamu Kemanapun
Quote ini tidak lagi relevan
Quote ini tidak lagi relevan via www.qtations.com

Bukan berarti kamu tidak boleh mempercayai insting, tapi kamu mulai harus menggunakan otak dan rasiomu untuk memutuskan segala sesuatu. Kamu bukan lagi remaja yang bisa berlindung di ketiak orang tua setiap ada masalah. Sekarang kamu punya kewajiban dan tanggung jawab pada hidupmu sendiri.

Kamu perlu bisa menarik garis tegas antara suara hati dan emosi. Mengikuti kata hati memang akan membawa banyak kebaikan bagi hidupmu. Tapi saat suara yang kamu ikuti adalah emosi, maka penyesalanlah yang akan menunggumu di ujung perjalanan.

20. Hidup Terlalu Singkat Jika Tidak Kamu Manfaatkan Untuk Melihat Dunia
Langkahkan kakimu untuk melihat dunia
Langkahkan kakimu untuk melihat dunia via thoughtcatalog.com

Sebentar lagi kamu tidak akan lagi punya kebebasan khas anak muda usia 20-an. Akan ada kewajiban dan manusia lain yang menggantungkan hidup mereka padamu. Inilah saatnya kamu memuaskan hasratmu untuk melihat dunia, merasakan pengalaman  yang hanya bisa kamu jajal langsung tanpa perantara.

Sisihkan uang dan waktumu. Angkat ransel, keluarlah dari kota atau negaramu. Dari perjalanan kamu akan belajar bahwa ada hal-hal lain diluar rutinitas yang selama ini kamu jalani yang mampu membuatmu kembali merasa tertantang. Dengan melihat dunia kamu akan jadi pribadi yang terus haus untuk berkembang.

21. Terkadang Kamu Perlu Jadi Orang yang Spontan Dan Mementingkan Dirimu Sendiri
Spontanitas tetap perlu
Spontanitas tetap perlu via princeon.blogspot.com

Sesekali belanja barang mahal setelah menyelesaikan proyek yang menyita waktu dan pikiran itu sah-sah saja. Secara spontan beli tiket ke Medan dan jalan-jalan seharian juga boleh kalau kamu kesepian di akhir pekan. Tetap isi hidupmu dengan spontanitas yang membuat hari-harimu lebih berwarna. Jangan cuma terpaku pada jadwal dan to-do lists.

Kamu juga perlu jadi egois dan membahagiakan dirimu sendiri. Jadi dewasa bukan berarti lupa caranya bersenang-senang kan?

22. Jaga Siklus Hidup Dan Kesehatanmu
Jaga kesehatanmu
Jaga kesehatanmu via eatmovedreamrepeat.blogspot.com

Ucapkan selamat tinggal pada kemampuan begadang 2 hari 2 malam yang sempat kamu miliki semasa kuliah. Kini badanmu tidak lagi sehandal dulu. Kamu butuh waktu istirahat yang memadai agar bisa segar keesokan harinya. Tidak ada lagi malam-malam tanpa tidur karena lembur tugas atau sekedar nonton bola.

Di usiamu yang sudah 25 kamu harus mulai memperhatikan kesehatan dan siklus hidupmu. Perbanyak makan-makanan sehat. Berolahragalah secara rutin. 20 tahun kedepan kamu akan bersyukr sudah menjaga tubuhmu dengan baik sejak masih berumur 25 tahun.

23. Kamu Perlu Belajar Untuk Jadi Orang yang Lebih Tenang Dalam Menghadapi Masalah
Kamu harus lebih tenang dalam menghadapi masalah
Kamu harus lebih tenang dalam menghadapi masalah via secretliveschi.com

Masalah hidup tidak akan pernah berkurang. Ia akan tetap rutin menyambangimu saban hari. Bahkan kini kadar stres-mu akan bertambah. Jalanan macet, kerjaan banyak, duit kurang. Duh, pusing!

Tapi mengikuti emosi dan marah-marah juga tidak akan menyelesaikan masalah. Kamu perlu jadi orang yang bisa menghadapi masalah dengan kepala dingin. Rasionalitas dan pengendalian emosi yang baik adalah kunci hidup tenang dalam segala situasi.

24. Sesuatu Tidak Akan Pernah Berubah Kalau Kamu Tidak Mengambil Langkah Untuk Mengubahnya
Jangan pernah menyesal di kemudian hari
Jangan pernah menyesal di kemudian hari via onlyfromscratch.blogspot.com

Kamu sebel banget sama bos-mu yang cerewet? Atau kesel sama tetangga kos yang selalu ribut dari pagi sampai pagi lagi? Semua hal-hal menyebalkan itu tidak akan pernah berubah jadi lebih baik kalau kamu tidak mengambil aksi untuk mengubah keadaan.

Mengeluh tidak pernah jadi solusi. Kini kamu harus sadar kalau semua perubahan harus dimulai. Dan tanganmulah yang punya kuasa untuk mengawalinya. Kalau kamu nggak suka dan jengah sama sesuatu, lakukan sesuatu untuk mengubahnya!

25. Menjadi Manusia Berumur 25 Tahun Ternyata Tidak Semenakutkan yang Kamu Kira
Ternyata menjadi 25 tidak semenakutkan bayanganmu
Ternyata menjadi 25 tidak semenakutkan bayanganmu. You are awesome! via www.pinterest.com

Suatu hari, ketika jam dinding menunjukkan tepat jam 12 malam dan hari berganti ke tanggal kelahiranmu– kamu akan menyadari bahwa kamu sudah 25 tahun dan tetap merasa sama. Kamu tidak berubah jadi manusia dewasa yang membosankan. Selera humor dan hobimu tetap bertahan.

Kini kamu hanya jadi manusia yang lebih bijak mempertimbangkan semua aspek dalam kehidupan. Memasuki umur 25 tahun ternyata tidak semenakutkan apa yang kamu bayangkan. Toh hidup akan terus berjalan dan kamu hanya harus memberikan semua kemampuan terbaikmu agar bisa mencapai keberhasilan.

Apakah kamu sepakat kalau kamu perlu tahu hal ini sebelum kamu memasuki usia 25 tahun? Selamat menyambut dan mempersiapkan usia 25-mu! Semoga hidupmu selalu dikelilingi kebaikan.