Xiaomi punya tradisi yang unik setiap merilis produk terbarunya. Mereka gemar membandingkan perangkat andalan terbarunya dengan smartphone buatan vendor papan atas lainnya. Hal tersebut seperti ingin menggambarkan bahwa Xiaomi sangat percaya diri berhadapan dengan pesaing lain yang sudah lebih dulu bertarung di pasar ini. Dalam acara peluncuran Mi 4i di Indonesia, Selasa (19/5/2015), Xiaomi masih belum menghentikan tradisi tersebut. Kali ini, vendor asal Tiongkok tersebut tidak canggung membandingkan Mi 4i dengan ponsel termutakhir Apple, iPhone 6. Salah satu hal yang dibandingkan adalah ukuran "tubuh" dari keduanya. Meski memiliki ukuran panjang yang sama, yakni 138,1 mm, bentang layar di Xiaomi lebih besar ketimbang iPhone 6. Menurut Hugo Barra, VP Xiaomi Global, layar Mi 4i 10 persen lebih besar dan body ratio-nya 7 persen lebih tinggi dari pesaingnya itu. "Layar Mi 4i lebih besar ketimbang iPhone 6 meski memiliki dimensi tinggi yang sama," ujar Hugo dalam acara tersebut. Selain itu, Hugo juga membandingkan tingkat kerapatan layar dari kedua perangkat. Mi 4i memiliki bentang layar 5 inci dengan dukungan resolusi full HD (1.920 x 1.080 piksel) dan tingkat kerapatan 441 piksel per inci (ppi). Nilai tersebut masih jauh lebih tinggi dari iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Masing-masing memiliki layar 4,7 inci dengan dukungan resolusi 1.334 x 750 piksel dan 5,5 inci dengan dukungan resolusi full HD. "Tingkat kerapatan layar iPhone 6 hanya 326 ppi. Kerapatan Mi 4i pun masih lebih tinggi dari iPhone 6 Plus sekalipun yang memiliki kerapatan 401 ppi," ujarnya. Masih dari segi layar, Hugo mengklaim tingkat kedalaman warna produknya masih jauh lebih tinggi dari seri iPhone 6. Dia mengatakan, Mi 4i memiliki tingkat NTSC 95 persen, sementara iPhone hanya 72 persen. Sebagai informasi, semakin tinggi NTSC sebuah layar, akan semakin tinggi pula kemampuan layar tersebut dalam menampilkan kedalaman warna. Hugo juga tidak lupa membandingkan baterai yang dimiliki perangkatnya itu. Mi 4i dikatakan memiliki kapasitas baterai yang mencapai 3.120 mAh, jauh lebih besar dari iPhone 6 yang dilengkapi baterai 1.810 mAh. "Baterai Mi 4i dapat membuatnya bekerja selama satu setengah hari. Ingat, bekerja, bukan dalam keadaan idle," ujarnya. Sebagai penutup, Hugo membandingkan harga dari Mi 4i. Akan tetapi, kali ini, ia membandingkannya dengan dua produk berbasis Android dengan bentang layar yang kurang lebih sama, bukan dengan iPhone 6. Perangkat yang dibandingkan adalah HTC 820 dan Samsung Galaxy A7. Menurut dia, kedua perangkat tersebut memiliki spesifikasi yang tidak jauh berbeda dari perangkatnya, tetapi memiliki harga yang jauh lebih tinggi. Untuk informasi, HTC 820 dijual dengan harga Rp 4.490.000 dan Galaxy A7 dipatok Rp 5.100.000. Sementara itu, Mi 4i memiliki label harga Rp 2.799.000. "Meski spesifikasi tidak jauh, harga Mi 4i jauh lebih rendah," kata Hugo.
Satelit Info — Intel Indonesia memboyong komputer seukuran USB flashdisk, yang disebut dengan Intel Compute Stick, ke Indonesia. Komputer mini ini hanya butuh televisi yang memiliki sambungan HDMI. "Selama ada koneksi HDMI-nya, (monitor) bisa dijadikan komputer di mana saja," ujar Hermawan Sutanto, Channel Sales Director Intel Indonesia, saat ditemui KompasTekno di Jakarta, Selasa (5/5/2015).
Compute Stick akan dijual di Indonesia dengan kisaran harga di bawah Rp 2 juta (atau Rp 1 jutaan), sudah komplet dengan Windows 8.1 di dalamnya. Komputer mini akan akan mulai dipasarkan di Indonesia sekitar bulan Juni. "Kami berharap Juni sudah bisa beredar karena saat ini sedang menunggu proses sertifikasi," ujar Harry K Nugraha, Country Manager Intel Indonesia.
Compute Stick mengusung prosesor quad-core Intel Atom, memori RAM 2 GB, penyimpanan internal 32 GB dengan fitur WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0 untuk koneksi mouse dan keyboard, serta slot MicroSD. Selain televisi, untuk bisa dioperasikan sepenuhnya, Compute Stick memerlukan perangkat mouse dan keyboard yang mendukung koneksi Bluetooth. Compute Stick membutuhkan sumber daya eksternal dari port USB. Namun, karena ampere pada kebanyakan TV saat ini belum cukup kuat, menurut Hermawan, Intel akan menyediakan adaptor. "Garansi yang disertakan Intel adalah full replacement selama satu tahun. Kalau rusak, nanti diganti," imbuh Hermawan.
Menurut Rod Hall, seorang pengamat dari JP Morgan, ada kemungkinan Apple berhasil menjual sebanyak 26 juta unit jam tangan pintar terbaru mereka, Apple Watch, sepanjang tahun 2015. Rod mengemukakan pendapatnya mengacu pada salah satu syarat Apple Watch, yaitu terhubung dengan iPhone 5 ke atas.
Berdasarkan syarat itu, maka setidaknya sekarang terdapat sekitar 400 juta konsumen potensial untuk Apple Watch. Mereka semua adalah pengguna ponsel iPhone 5, iPhone 5S, iPhone 6, dan iPhone 6 Plus. Menurut Hall, sekitar 5 persen dari pengguna itu akan memutuskan untuk membeli Apple Watch, atau sekitar 26 juta konsumen dari total 400 juta pengguna tadi.
Ia juga menambahkan bahwa Apple Watch Sport yang dibanderol sekitar US349 akan menguasai 95 persen dari total penjualan Apple Watch nantinya. Apple akan mendapatkan margin sekitar 39% dari setiap unit yang terjual.
Analisis bisa saja tidak sesuai dengan kenyataan nantinya. Di sisi lain, Apple Watch tidak lama lagi akan tersedia di pasaran, mengingat jadwal peluncurannya pada bulan April mendatang. (Barron’s)
Perusahaan teknologi yang memiliki nilai tinggi di bursa saham dunia, Apple, rencananya akan kembali merilis perangkat ponsel pintar terbarunya, yakni iPhone 6s. Bahkan, rumor berembus, Apple tak hanya akan merilis satu ponsel pintar, melainkan dua sekaligus tahun ini.
Seperti dikutip dari laman Know Your Mobile pada Kamis 12 Februari 2015, dua ponsel yang akan dirilis sekaligus oleh Apple yakni, iPhone 6s dan iPhone 7. Kabarnya, iPhone 6s akan dilepas ke pasar lebih dulu, tepatnya di semester pertama 2015.
Sedangkan peluncuran iPhone 7 akan diberi jeda beberapa bulan dengan perilisan iWatch yang kabarnya akan dilakukan pada pertengahan tahun ini. Selanjutnya, baru giliran iPhone 7 yang dirilis pada musim gugur seperti yang dilakukan saat iPhone 6 dirilis pada 2014 lalu.
Hingga saat ini, Apple belum memberikan pernyataan resmi apa pun mengenai perilisan perangkat ponsel pintar terbarunya itu. Namun, jika benar Apple akan merilis dua iPhone yang berbeda sekaligus, maka ini akan menjadi sebuah momen langka.
Baru-baru ini, Apple merilis iPhone 6 dengan angka penjualan yang cukup tinggi. Hingga Januari 2015, Apple tercatat berhasil meningkatkan penjualan hingga mencapai 16,7 persen dengan jutaan unit terjual di seluruh dunia.
Asus Zenfone 2 - merupakan ponsel pintar terbaru buatan Asus yang dikenalkan pada arena CES 2015 awal Januari 2015 di mana mengusung spesifikasi mumpuni dengan penawaran bandrol Asus Zenfone 2 yang murah untuk kelompok menengah. Asus Zenfone 2 (ZE551ML) merupakan smartphone istimewa yang memiliki spesifikasi powerfull. Yang lebih mencengangkan, harga Asus Zenfone 2 hanya dibandrol mulai dari 2 jutaan saja.
Mengacu kepada harga yang ditawarkan itu, jelas Asus Zenfone 2 memiliki segudang kelebihan terutama dalam hal spesifikasi. Ponsel Android ini setara dengan smartphone premium merk lain, bahkan mungkin melampauinya. Handset terbaru yang muncul diawal tahun 2015 dari Asus tersebut memang digadang-gadangkan punya banyak kelebihan. Mau tau apa saja kelebihan Asus Zenfone 2? Baca terus reviewnya dibawah ini!
Prosesor Intel Atom 64bit Quad-core Seri Zenfone terbaru Asus ZE551ML benar-benar mengutamakan kecepatan. Alasan tersebut diperkuat adanya prosesor Intel Atom 4 inti, memililki arsitektur 64bit dengan pilihan clockspeed 1.8 GHZ dan 2.3 GHz yang tertanam didalamnya. Umumnya prosesor 64bit dipakai oleh ponsel flaghsip, namun sekarang Asus Zenfone menjadi tonggak dimulainya era prosesor 64bit murah.
RAM Super Besar Kelebihan Asus Zenfone 2 yang cukup mencolok terletak pada kapasitas RAM. Smartphone Android murah berkualitas rasa premium ini membenamkan 2 kapasitas RAM super besar yakni 2GB dan 4GB. Dukungan RAM berkapasitas besar turut memberikan andil dalam menjalankan aneka jenis aplikasi secara lancar dan responsif.
Dukungan Teknologi 4G LTE Tak cuma mempunyai kinerja cepat, dukungan jaringan data berbasis 4G LTE telah disiapkan untuk memberikan wawasan jelajah internet yang memuaskan. Teknologi nirkabel berbasis 4G LTE merupakan salah satu kelas jaringan data tercepat saat ini. Tercatat, ia mampu menyajikan kecepatan maksimum sampai 150 Megabit per second.
Layar Jernih Full HD Memiliki Asus Zenfone 2 bakal terasa mewah. Selain keunggulan diatas, rupanya output visualnya sanggup menghasilkan gambar halus, jernih, dan jelas. Alasannya resolusi Full HD yang diusung mampu memancarkan tampilan Full HD dari resolusi tinggi 1920 x 1080 piksel dengan ukuran kerapatan piksel mencapai angka ~403 ppi pada layar berdiagonal 5.5 inch berlapis pelindung layar Corning Gorilla Glass 3.
Kaya Fitur Kamera Kamera beresolusi tinggi tidaklah cukup menciptakan konten visual berkualitas. Ia perlu didukung fitur tambahan yang berfungsi menstabilkan bidikan, mencerahkan gambar/video, dan fitur otomatisasi lainnya untuk memaksimalkan objek yang difoto. Dalam hal ini Asus Zenfone 2 membekali kamera dengan fitur dual LED Flash, PixelMaster, dan fitur terbaru OIS atau Optical Image Stabilization. OIS akan menjaga kestabilan fokus ketika kamera digerakkan terutama saat merekam video.
OS Android Lollipop Asus Zenfone 2 (ZE551ML) mengimplementasikan Zen UI berpadu sistem operasi Android mutakhir versi 5.0 Lollipop sebagai antarmukanya. Asus ZenUI dikenal mempunyai tampilan sederhana sehingga menghemat kinerja prosesor dan RAM. Sementara Lollipop adalah versi Android mutahir yang diklaim memiliki notifikasi mudah dan mampu menghemat pemakaian daya baterai sampai 90 jam lamanya. Android Lollipop juga mengintegrasikan sistem penghemat daya baterai yang telah teruji keabsahannya.